1 comments
Senin, 17 Agustus 2009

karena ga ada ide gw coba ngereview film-film yg menurut gw sampah
dan pelem yang beruntung adalah


TALI POCONG PERAWAN

cast :
Dewi (jable) Persik
Ramon Y Tungka
Ibnu jamil

Yup pelem yg akan gw review kali ini adalah pelem horror yang mengerikan !, mencekam !, dengan sinematografi yg menawan (NAJIS !).

langsung aja ke sinopsisnya :

Nino, seseorang lelaki yg memiki kelainan seksual. Dia doyan banget mendokumentasikan kegiatan seksual dari temennya si Aldo dan Virnie. dari sekedar ngedokumentasiin akhirnya si nino "kepengen" juga. Tapi si Nino ga berani bilang, (padahal klo bilang pasti si dewi persik mau) alhasil setelah dia baca blog dari seorang dukun gaul yg ngeblog (sebenernya lebih mirip pesulap dari reality show the master) Nino akhirnya berniat ngambil tali pocong perawan buat bahan pelet. singkat cerita, peletpun gagal alhasil si Nino malah dikejar-kejar Pocong sampe mati, dan setelah Nino mati, si pocongpun meneror aldo dan virnie. mengapa mereka diteror ? mengapa c nino lebih milih ngambil tali pocong perawan daripada maen sama jabl* ? temukan jawabannya di film yang menampilkan twisted ending yang dapat menurunkan IQ ini.

Film benar-benar tipikal pilem indonesia yang berusaha menakuti penontonnya dengan musik yang menggelegar, kayaknya sang sutradara lumayan baik kepada penonton dengan memberikan tanda berupa musik yang membesar sebelum si Pocong muncul. walaupun sebenernya tanda itu ga begitu penting karena kebanyakan adegan serem di film ini pernah kita liat di film sejenis (baca: RIP-OFF).

Bicara tentang kebaikan sutradara, ada juga satu lagi yang patut diacungi jempol. Di film ini tampaknya sang sutradara bener-bener ingin kalo filmnya mudah dimengerti, bahkan untuk anak playgroup sekalipun, contohnya ketika si Nino membaca koran tentang bunuh dirinya seorang mahasiswi dengan lantang.

Tentang tokoh-tokohnya ada 2 tokoh yang cukup menjijikan menurut gw. yang pertama tentu aja si pemeran utama wanita di film ini, Virnie a.k.a DP (dewi perek, eh ! persik) bayangin aja sepanjang film dia ngomong dengan aksen yang sok seksi mendesah-desah kaga jelas. mungkin biar seksi, tp menurut gw mirip orang yang lagi kambuh ASMA-nya. yang satu lagi si Nino, karena waktu adegan dia lagi horny suka megang-megang Tititnya

well, setiap film punya pelajaran yang dapat diambil dan pelajaran yang dapat diambil dari film ini adalah pelajaran biologi yang diperagakan oleh DP dan ramon. enywey, gw salut sama kru film ini bukan karena cerita atau cast atau lain-lain. Gw salut karena film ini bisa lolos dari lembaga sensor Indonesia yang mengerikan.

sebagai penutup mari kita berikan rating buat film ini :

/
(4 dari 5 tai)

.:end of post:.
9:48 PM

_____________________________________

me

Eroll Gamel
26 September 1991

followers

talk

links

Amel
Torie
Ayom

Social Network

YM : amelholics
MSN : onlyerol@live.com
Facebook : private ;)

history

Agustus 2009

credits

blogger
blogskins
#id10tdoc;